LSM GBR Soroti Perubahan Nama RSUD Cibabat Menjadi Wijaya Mulya: Jangan Cuma Pencitraan, Layanan Wajib Berubah!
CIMAHI,SIDAK INFORMASI– Rencana Pemerintah Kota Cimahi mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya mendapat sorotan tajam dari masyarakat,Jumat (31/7)
Ketua LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) Kota Cimahi, Azwar Rinaldy, menegaskan bahwa langkah rebranding ini tidak boleh sekadar menjadi proyek seremonial atau kosmetik politik belaka. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi titik balik perbaikan total mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Azwar, indikator kesuksesan dari perubahan nama ini bukan terletak pada megahnya papan nama baru atau identitas visual yang modern. Tolok ukur utamanya adalah kepuasan nyata masyarakat saat mengakses layanan kesehatan, yang meliputi beberapa aspek krusial:
- Kecepatan penanganan medis yang sigap dan tanpa penundaan.
- Keramahan dan profesionalisme dari seluruh aparatur serta tenaga medis rumah sakit.
- Transparansi anggaran serta akuntabilitas sistem pengelolaan internal.
- Kemudahan akses layanan bagi seluruh lapisan warga Cimahi tanpa tebang pilih.
Sebagai bagian dari kontrol sosial, LSM GBR mendesak manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem manajemen internal. Budaya organisasi yang kaku, birokratis, dan lambat harus dirombak total seiring dengan lahirnya nama baru tersebut.
Azwar juga mengingatkan pemerintah agar proses transisi ini tidak menghamburkan anggaran publik hanya demi pencitraan. Setiap rupiah yang dialokasikan harus berdampak langsung pada peningkatan fasilitas medis dan kenyamanan pasien, bukan habis untuk urusan seremonial yang tidak esensial.
Lebih lanjut, Azwar menegaskan bahwa dukungan yang diberikan oleh LSM GBR bukanlah cek kosong. Pihaknya berkomitmen untuk melipatgandakan pengawasan di lapangan pasca-perubahan nama resmi tersebut dilakukan.
Pemerintah Kota Cimahi dituntut untuk membuka ruang pengaduan masyarakat yang transparan dan tidak alergi terhadap kritik. Hal ini dinilai penting demi mewujudkan RSUD Wijaya Mulya yang responsif, berintegritas, serta berorientasi penuh pada kepentingan publik.
(Rama/Ayi)
Editor.Rnt