-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bawa Sabu hingga Tramadol, 8 Pria Diringkus Polres Jakpus saat Operasi Cipta Kondisi

Jumat, 29 Mei 2026 | Mei 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-10T13:19:26Z
Bawa Sabu hingga Tramadol, 8 Pria Diringkus Polres Jakpus saat Operasi Cipta Kondisi


JAKARTA, – Sidak Informasi.Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat bergerak cepat mengamankan delapan orang terkait penyalahgunaan narkotika dan peredaran obat keras. Seluruh pelaku diringkus dalam Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner pada Jumat (29/5/2026) dini hari.

Operasi subuh yang berlangsung pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB ini menyasar sejumlah titik rawan kriminalitas. Sebanyak 164 personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran diterjunkan ke lapangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, menyatakan operasi ini menjadi langkah preventif sekaligus penegakan hukum untuk menekan angka kriminalitas jalanan.

“Kami fokus pada pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkoba, peredaran obat keras, serta penertiban kendaraan yang diduga terkait tindak kejahatan,” ujar Reynold kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Daftar Penangkapan dan Barang Bukti di 4 Wilayah
Dari hasil operasi stasioner tersebut, petugas menyita berbagai jenis barang bukti narkoba dari empat wilayah hukum polsek:
  • Tanah Abang: Pria berinisial FAS ditangkap beserta 20 plastik klip sintetis, dua ponsel, dan uang Rp297 ribu. Petugas juga menciduk pria berinisial S yang membawa satu lempeng Tramadol.
  • Menteng: Tiga orang diamankan terkait kepemilikan ganja kering dan obat keras daftar G. Polisi juga menyita tujuh sepeda motor bodong tanpa pelat nomor.
  • Cempaka Putih: Seorang pria berinisial P diamankan setelah kedapatan membawa lima butir obat jenis Eksimer.
  • Johar Baru: Pria berinisial RR dibekuk karena membawa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,26 gram. Satu unit Honda PCX milik pelaku turut disita.
Pemeriksaan Intensif dan Layanan Aduan 110
Saat ini, kedelapan pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di polsek masing-masing untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Reynold menegaskan pihak kepolisian akan terus meningkatkan frekuensi patroli, terutama pada jam-jam rawan malam hingga subuh demi menjaga situasi kamtibmas di Jakarta Pusat.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian gratis melalui call center 110 jika membutuhkan bantuan polisi atau ingin melaporkan gangguan keamanan," pungkasnya.

(Toni Herin)
Editor :Rnt
×
Berita Terbaru Update