Sempat Mati Suri 26 Tahun Lalu, Madrasah Bahrul Ulum Tanjungsari Bangkit dan Cetak Ratusan Siswa
BOGOR – Sidak Informasi,Madrasah Bahrul Ulum yang berlokasi di Kampung Cibogo, RT 03/08, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, sukses menggelar perayaan kenaikan kelas dan kelulusan siswa (samenan) Sabtu (20/6).Momentum tahunan ini menjadi bukti nyata kebangkitan institusi pendidikan tersebut setelah sempat mati suri selama puluhan tahun.
Acara yang berlangsung meriah di halaman madrasah ini dihadiri langsung oleh jajaran staf pemerintahan desa, satuan perlindungan masyarakat (Linmas), serta Jumad Setiawan selaku tokoh pengembang madrasah.
Antusiasme tinggi juga datang dari warga dan orang tua murid yang memadati lokasi untuk menyaksikan unjuk bakat para siswa, mulai dari pidato keagamaan hingga seni tari tradisional.
Perjuangan Keluar dari Titik Nadir
Madrasah milik Drs. H. Anwar Syah ini memiliki catatan sejarah yang panjang. Lembaga pendidikan ini pernah berada di titik nadir akibat kebangkrutan total pada tahun 1997. Saat krisis moneter tersebut melanda, aktivitas belajar-mengajar lumpuh sepenuhnya karena madrasah kehilangan seluruh murid dan tenaga pengajar.
Tokoh masyarakat setempat, Ujang D. Komara Buanajaya—yang akrab disapa Dalang—mengungkapkan bahwa pemulihan madrasah membutuhkan perjuangan yang gigih. Berkat dedikasi kolektif bersama pemilik yayasan, madrasah ini akhirnya berhasil dirintis kembali dari nol.
Dua Dekade Konsisten Berkembang
Langkah pengembangan strategis kemudian dilanjutkan secara masif oleh Jumad Setiawan (D. Sunarya) sejak tahun 2003. Lewat pengelolaan yang konsisten selama lebih dari dua dekade hingga tahun 2026 ini, Madrasah Bahrul Ulum mengalami pertumbuhan pesat.
Saat ini, institusi tersebut telah aktif mendidik sebanyak 120 siswa. Kehadiran seluruh elemen masyarakat dan aparatur desa dalam perayaan samenan tahun ini menjadi simbol keberhasilan dari sebuah perjuangan panjang dalam menyelamatkan masa depan pendidikan di wilayah Tanjungsari.
(Jajang Nurjaman)
Editor.Rnt