-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HUT Bhayangkara ke-80: Menguji Komitmen ‘Polri untuk Masyarakat’ di Era Digital

Rabu, 01 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-01T10:09:23Z
HUT Bhayangkara ke-80: Menguji Komitmen ‘Polri untuk Masyarakat’ di Era Digital

BOGOR –Sidak Informasi .Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum krusial bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk merefleksikan diri. Institusi penegak hukum ini dituntut terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, adaptif, dan konsisten berorientasi pada pelayanan publik.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).
Penata Kehumasan Utama Polri Tk II, Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa tema tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, merupakan pengingat esensial. Seluruh tugas dan pengabdian korps baju cokelat harus bermuara pada kepentingan rakyat.

“Polri sebagai penjaga keamanan dalam negeri siap meningkatkan pelayanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Momentum ini adalah refleksi agar Polri ke depan semakin Presisi, adaptif, dan mampu merangkul publik untuk bersama-sama membangun negeri,” ujar Brigjen Pol. Dicky Sondani. 

Tonggak Sejarah dan Loyalitas Tegak Lurus
Usia ke-80 menjadi catatan sejarah penting sejak Polri dipisahkan dari Kementerian Dalam Negeri pada 1 Juli 1946 dan ditempatkan langsung di bawah komando Presiden. Dicky menekankan, di usia yang semakin matang ini, Polri berkomitmen untuk lebih terbuka terhadap kritik.

“Kami ingin menjadi institusi yang semakin dewasa, menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM), serta selalu membuka ruang bagi masukan masyarakat demi perbaikan pelayanan,” imbuhnya.

Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upacara tersebut juga dinilai sebagai simbol kuatnya sinergi antara pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Sebagai institusi yang berada langsung di bawah Kepala Negara, Polri memiliki loyalitas tunggal kepada pimpinan dan berkomitmen menjadi penegak hukum yang profesional serta humanis,” tegas Dicky.

Modernisasi Layanan dan Perang Lawan Kejahatan Siber
Menjawab tantangan zaman, Polri kini mengeskalasi transformasi pelayanan berbasis teknologi digital. Optimalisasi kanal seperti Call Center 110, SKCK Online, hingga sistem pengaduan masyarakat melalui Propam terus dipacu demi layanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Bukan hanya pelayanan, aspek penegakan hukum juga dirombak total untuk menghadapi ancaman kejahatan modern. Kehadiran Direktorat Siber di tingkat Polda kini diperkuat dengan pembaruan perangkat investigasi digital dan perluasan kerja sama internasional.

Langkah taktis ini diambil untuk memburu pelaku kejahatan lintas negara yang kian meresahkan, mulai dari judi online, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga kejahatan seksual berbasis siber.

Sinergi Bersama Elemen Sipil
Upacara peringatan ini juga merefleksikan kedekatan Polri dengan masyarakat. Berbagai elemen sipil mulai dari Pramuka, Banser, perguruan pencak silat, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) turut hadir memadati lapangan upacara. Kehadiran mereka menegaskan status masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban umum.

Melalui semangat “Polri untuk Masyarakat”, Korps Bhayangkara bertekad bulat untuk terus berevolusi menjadi institusi yang Presisi dan tangguh di era digital, demi mewujudkan Indonesia yang aman dan sejahtera.

(Toni Herin)
Editor: Rnt 
×
Berita Terbaru Update