Polisi: 995 Senjata di Yayasan Jaksel Ternyata Senapan Angin, 1 Senpi Milik Orang Wafat
JAKARTAl,SIDAK INFORMASI – Polda Metro Jaya memastikan bahwa mayoritas dari 996 benda menyerupai senjata yang ditemukan di sebuah yayasan di Jakarta Selatan adalah senapan angin. Hanya ada satu unit yang terkonfirmasi sebagai senjata api (senpi) asli, milik seorang warga yang telah meninggal dunia sejak tahun 2020.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, dari total 996 pucuk yang disita, sebanyak 995 unit merupakan senapan angin, sedangkan satu pucuk lainnya adalah senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA.
Hasil pelacakan Direktorat Intelkam menunjukkan senpi tersebut terdaftar atas nama DS yang sudah wafat enam tahun lalu. Polisi kini menyita senpi tersebut untuk mendalami legalitas dan penguasaannya setelah pemilik aslinya meninggal.
Sementara itu, 995 pucuk senapan angin yang ikut diamankan kini disimpan di gudang Subdit Wassendak Ditintelkam Polda Metro Jaya dengan rincian:
- 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm.
- 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm.
- 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm.
Dalam pemeriksaan lanjutan Rabu (5/8/2026), pihak yayasan sempat menunjukkan dokumen surat impor senapan angin bernomor SI/5483-XII/2008. Meski mengantongi dokumen impor, polisi menegaskan akan tetap mengusut motif penyimpanan senjata dalam jumlah massal tersebut di lingkungan yayasan.
Guna menguak asal-usul barang, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap IW, mantan pengurus yayasan yang diduga kuat mengetahui kronologi keberadaan senjata-senjata tersebut. Kasus ini ditangani secara bersama oleh Ditintelkam Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendalami izin, penguasaan, serta tujuan penyimpanan.
(Toni Herin)
Editor.Rnt