Terancam Longsor Musim Hujan, Warga
Kutamekar Bogor Swadaya Normalisasi Sungai Cibe'et
BOGOR,SIDAK INFORMASI– Khawatir pemukiman warga hanyut akibat erosi yang meluas menjelang musim hujan, warga Desa Kutamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, bahu-membahu melakukan normalisasi Sungai Cibe'et secara mandiri.Langkah darurat ini diambil menggunakan dana swadaya masyarakat dan anggaran pribadi kepala desa demi menyelamatkan pemukiman yang kian terancam.
Kepala Desa Kutamekar, Uteng, mengungkapkan bahwa pergeseran tanah akibat erosi di aliran Sungai Cibe'et saat ini telah mencapai panjang sekitar 500 meter. Tingginya daya rusak aliran sungai tersebut bahkan telah merobohkan dan menghanyutkan dua bangunan milik warga saat banjir sebelumnya.
"Melihat kondisi yang mendesak di tengah musim kemarau ini, kami berinisiatif memulai pengerjaan tanpa menunggu bantuan darurat dari pemerintah," ujar Uteng di lokasi pengerjaan, Senin (31/8), didampingi Sekdes Nacim dan Kepala Dusun Idu..
Hingga hari kedelapan pelaksanaan normalisasi, Uteng secara pribadi telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp48.250.000. Aksi nyata ini memicu respons positif warga setempat yang ikut menggalang dana swadaya hingga terkumpul tambahan sebesar Rp6.920.000.
Melalui aksi gotong royong ini, pihak desa berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera memberikan perhatian serius dan melanjutkan proyek normalisasi ini secara permanen. Pihak desa menegaskan bahwa upaya mandiri ini adalah bentuk perjuangan terakhir warga demi keselamatan jiwa mereka.
"Harapan saya, usaha dan pengorbanan ini tidak sia-sia. Jangan sampai apa yang sudah masyarakat korbankan menjadi percuma hanya karena tidak ada kelanjutan dari pihak berwenang," pungkas Uteng.
(Jajang Nurjaman)
Editor.Rnt