BOGOR —Sidak informasi. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, sejak Jumat (31/10/2025) sore menyebabkan Sungai Cipatuujah dan Sungai Cileungsi meluap. Akibatnya, tanggul di bantaran Sungai Cipatuujah jebol, merendam ratusan rumah di tiga lokasi pemukiman dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 1,5 meter.
Tiga lokasi terdampak parah meliputi Perumahan Grand Harmoni Indah di Desa Sukamanah, Perumahan Begawan Permai di Desa Singajaya, dan Pondok Pesantren Al Fathiah di Desa Jonggol. Bencana ini menyebabkan total 124 jiwa terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, seperti kantor pemasaran perumahan dan rumah kerabat terdekat.
Menurut Camat Jonggol, Andri Rahman, bencana banjir mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung sejak pukul 17.30 WIB. "Kejadian banjir mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Tiga lokasi yang terdampak parah adalah Perumahan Begawan Permai, Perumahan Grand Harmoni Indah, dan Pondok Pesantren Al Fathiah," jelas Andri.
Dampak dan Korban Terdampak
Data sementara dari tim gabungan mencatat total ratusan jiwa terdampak di tiga lokasi:
Perumahan Grand Harmoni Indah Desa Sukamanah
57 unit rumah 57 KK / 228 jiwa terdampak.
Perumahan Begawan Permai (Desa Singajaya
6 unit rumah 6 KK / 15 jiwa terdampak.
Pondok Pesantren Al Fathiah Desa Jonggol 4 unit rumah dan 2 musala terdampak 30 jiwa.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, empat warga dilaporkan mengalami luka ringan.
Sejumlah warga, termasuk lima balita dan seorang bayi berusia lima bulan, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Respons Cepat Tim Gabungan
Tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, tenaga medis Puskesmas Jonggol, dan aparat desa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi, asesmen, dan evakuasi.
Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor, M. Soleh, mengatakan petugas fokus mengevakuasi warga terdampak, terutama lansia dan balita. "Alhamdulillah, saat ini ketinggian air sudah berangsur surut, dari awalnya satu meter menjadi sekitar 20 sentimeter," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Regu Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Iskandar, menambahkan bahwa timnya menggunakan perahu dan tali penyelamat untuk mengevakuasi warga yang terjebak. "Saat kami tiba, air sudah tinggi.
Kami memasang tali penyelamat dan menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga," kata Iskandar.
Situasi Terkini dan Kebutuhan Mendesak
Hingga Jumat tengah malam, kondisi air di lokasi banjir dilaporkan berangsur surut. Warga yang mengungsi ditampung di posko sementara, salah satunya di kantor pemasaran Perumahan Grand Harmoni Indah.
Pihak berwenang mengidentifikasi beberapa kebutuhan mendesak di lokasi, antara lain tenda pengungsi, selimut, pakaian bersih untuk balita, obat-obatan, dan air bersih.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau warga di wilayah Bogor bagian timur untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Tim gabungan masih bersiaga di lapangan untuk memastikan keamanan warga dan membantu proses pembersihan sisa lumpur