Jakarta Timur, DKI Jakarta – Sidak Informasi.Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Cipinang menjadi lokasi peringatan Hari Bakti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ke-1 pada Rabu, 17 November 2025. Acara ini menyoroti komitmen lembaga pemasyarakatan dalam meningkatkan manajemen dan memberantas narkoba.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan hadir, menekankan pentingnya ketahanan pangan dan pemberantasan narkoba sebagai prioritas utama.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Cipinang melaporkan bahwa kapasitas Lapas yang seharusnya 1.050 orang kini menampung 2.250 orang, bahkan pernah mencapai 3.700 orang. Lebih dari 500 bandar narkoba dan narapidana dengan hukuman tinggi telah dipindahkan ke Nusakambangan sejak awal tahun. Langkah ini sesuai dengan perintah Menteri untuk menerapkan zero tolerance terhadap narkoba, penyimpangan, dan pungutan liar.
Kalapas juga menyatakan bahwa sejak Februari, pihaknya telah tujuh kali menggagalkan penyelundupan handphone oleh pengunjung. Upaya penyelundupan tersebut dilakukan dengan berbagai cara, termasuk menyembunyikan handphone di dalam checker ayam dan pembalut wanita.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung pemberantasan narkoba. Siapa pun yang terlibat, baik petugas maupun pengunjung, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Penangkapan akan diserahkan ke Polres Jakarta Timur," kata Kalapas.
Lapas Narkotika Cipinang menerapkan tiga lapis pengamanan: pintu pertama dijaga oleh Brimob Polda Metro Jaya Cipinang, pintu kedua oleh petugas Lapas, dan pintu ketiga adalah pemeriksaan utama terhadap lalu lintas pengunjung, orang, dan barang.
Kalapas menegaskan komitmen untuk memberantas narkoba sesuai dengan arahan pimpinan. Semua kasus narkoba di Lapas ditangani oleh penyidik BNN. Peningkatan kasus narkoba sulit diukur karena banyaknya Lapas di Indonesia, termasuk tujuh Lapas di Jakarta.
"Kami terus berbenah dan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan dan masyarakat. Pemberantasan narkoba menjadi perhatian utama pimpinan, dan Bapak Menteri memberikan apresiasi kepada petugas yang bertugas," ujar Kalapas.
Momentum ini menegaskan tekad Lapas Narkotika Cipinang untuk terus memberantas narkoba dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.(Toni Pokja Sabaraya)