Langsung ke konten utama

Sanapi Resmi Pimpin Singajaya, Prioritaskan Pelayanan dan Musyawarah: Sertijab Dihadiri Ratusan Warga dan Forkopimcam


 
BOGOR, 20 November 2025 – Aula kantor Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, menjadi saksi bersejarah dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Desa Singajaya. Sanapi secara resmi mengemban amanah sebagai kepala desa, menggantikan Pj. Kepala Desa sebelumnya, Asep Hamzah.

Acara ini menandai awal kepemimpinan Sanapi, yang terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) pada 19 Oktober 2025, untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2019-2027.
 
Ratusan warga Desa Singajaya hadir dengan antusias, didampingi oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jonggol, termasuk Camat Jonggol Andri Rahman, Kapolsek Jonggol Kompol Hida Cahjono S.H., Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) setempat.
 
Dalam sambutannya, Sanapi menegaskan komitmennya untuk membangun Desa Singajaya secara merata dan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan. "Niat saya tulus membangun Desa Singajaya. Saya berjanji melayani seluruh warga tanpa pilih kasih," ujarnya, disambut tepuk tangan meriah hadirin.
 
Sanapi juga menekankan pentingnya kinerja aparatur desa. Ia menghimbau seluruh pegawai desa untuk bekerja optimal dan mengabdi kepada masyarakat dengan sepenuh hati. "Jangan berleha-leha.
 Mari kita bekerja sesuai fungsi pokok kita, melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," serunya dengan semangat.
 
Sanapi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan, demi mewujudkan stabilitas dan keharmonisan desa. "Setiap ada masalah, mari kita selesaikan bersama dengan musyawarah dan mufakat, demi solusi terbaik untuk kepentingan bersama," imbuhnya.
 
Camat Jonggol, Andri Rahman, dalam sambutannya menyampaikan, "Jadikan pemimpin sebagai pelayan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Siapapun yang berada di wilayah Desa Singajaya akan difasilitasi oleh Pak Sanapi. Program-program unggulan desa harus diutamakan, diselaraskan dengan RPJM Desa hingga 2027, serta Musrenbang yang menjadi kekuatan untuk inovasi desa."
 
Andri Rahman menambahkan, perubahan signifikan dapat terjadi terkait komisi wilayah, terutama saat terjadi bencana alam atau hal-hal krusial. Program seperti Koperasi Desa Merah Putih (MBG) yang bukan mandatori, akan menjadi perhitungan sesuai amanat tujuh prioritas kegiatan yang dilaksanakan di wilayah.
 
Prosesi sertijab ini diharapkan membawa angin segar dan perubahan positif bagi Desa Singajaya di bawah kepemimpinan Sanapi yang baru, dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kecamatan.(Rnt)
 

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...