CIBARUSAH, BEKASI – Sidak Informasi Proyek pembangunan jalan di Kp. Lio RT. 005/004, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang didanai oleh Bantuan Provinsi (Banprov) tahun anggaran 2025 senilai Rp 98 juta, menuai perhatian dari masyarakat setempat.
Meskipun menyambut baik pembangunan infrastruktur tersebut, warga menyoroti potensi masalah kualitas yang dapat mengurangi umur jalan.
Berdasarkan informasi dari papan proyek, kegiatan ini adalah pekerjaan Lapisan Aspal Beton (Laston) dengan volume panjang 182 meter, lebar 3 meter, dan tebal 4 sentimeter, dilaksanakan oleh TPK Desa Wibawamulya.
Kekhawatiran utama yang muncul adalah kondisi permukaan dasar jalan. Permukaan yang berlubang atau berpori dikhawatirkan dapat menyebabkan masalah daya lekat aspal.
"Salah satu masalah utama yang mungkin timbul adalah daya lekat yang kurang, sehingga aspal sulit melekat dengan baik pada permukaan yang tidak rata atau berpori," ujar salah satu warga.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko lapisan aspal menjadi rentan, mudah terkelupas, atau retak dalam waktu singkat setelah pengerjaan selesai.
Warga berharap pelaksana proyek dapat memastikan persiapan permukaan dasar dilakukan dengan optimal sesuai standar teknis untuk menjamin kualitas dan daya tahan jalan.(Rnt)