Langsung ke konten utama

Dishub Kabupaten Bogor Siagakan Personel di Pospam Strategis Guna Amankan Mobilitas Nataru 2025/2026

Dishub Kabupaten Bogor Siagakan Personel di Pospam Strategis Guna Amankan Mobilitas Nataru 2025/2026


BOGOR – Sidak Informasi.Guna menjamin kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mulai menyiagakan personel di sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) strategis.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan memadati ruas jalan di wilayah Kabupaten Bogor. Para petugas Dishub ditempatkan secara khusus untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan mengurai kepadatan di titik-titik rawan kemacetan.

Salah satu titik krusial yang menjadi fokus utama pengamanan adalah Pospam Cileungsi, tepatnya di kawasan Simpang Permata Cibubur. Area ini dikenal sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan beberapa wilayah padat penduduk dan sering kali mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan saat musim liburan.



Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, anggota Dishub telah bersiaga di lokasi untuk memantau pergerakan arus kendaraan serta memberikan arahan bagi para pengendara guna mencegah penumpukan di persimpangan. Keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode perayaan akhir tahun.

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, petugas juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menjaga keselamatan berkendara demi kelancaran arus mudik dan balik Nataru 2025/2026.(Rnt)

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...