Monitor Pengamanan Nataru 2025, Pokja Sabaraya Terjunkan Tim Pantau di Titik Rawan Jawa Barat
BOGOR –Sidak Informasi .Kelompok Kerja (Pokja) Sabaraya, kolaborasi strategis antara insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), melakukan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Aksi turun lapangan ini difokuskan pada sejumlah titik rawan di wilayah Jawa Barat guna memastikan kondusivitas dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
Ketua Pokja Sabaraya, Endang—atau yang akrab disapa Rante—menegaskan bahwa keterlibatan para jurnalis dalam pemantauan ini merupakan manifestasi dari fungsi kontrol sosial yang lebih luas. Menurut Pimpinan Redaksi Sidak Informasi tersebut, pers memiliki peran vital dalam menjamin akurasi data terkait stabilitas keamanan wilayah.
"Kami dari Pokja Sabaraya turun langsung ke lapangan di berbagai wilayah untuk memantau dinamika pengamanan secara real-time. Selain menjalankan fungsi jurnalistik, kehadiran rekan-rekan adalah bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan rasa aman masyarakat tetap terjaga," ujar Endang saat ditemui di ruang kerjanya di Bogor, Rabu (24/12/2025).
Endang menjelaskan bahwa transparansi informasi mengenai upaya pengamanan sangat krusial di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi. Melalui pengawasan langsung oleh media kredibel, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat terdeteksi lebih dini sehingga informasi yang sampai ke publik tetap cepat, tepat, dan berimbang.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi yang solid antara pers, LSM, dan Aparat Penegak Hukum (APH).
Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kondusivitas wilayah yang berkelanjutan, sekaligus membentengi masyarakat dari sebaran informasi palsu atau hoaks terkait situasi keamanan.
"Sinergi lintas elemen ini adalah garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum. Kami berharap melalui pemantauan kolektif ini, perayaan Nataru di Jawa Barat dapat berjalan dengan aman, damai, dan lancar," pungkasnya.(Rosyid)