Langsung ke konten utama

Polda Metro Jaya Pertebal Pengamanan Titik Keramaian Jakarta Jelang Pergantian Tahun

Polda Metro Jaya Pertebal Pengamanan Titik Keramaian Jakarta Jelang Pergantian Tahun


JAKARTA – Sidak Informasi .Guna menjamin stabilitas keamanan dan kenyamanan publik, jajaran Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli skala besar di sejumlah titik vital ibu kota pada Senin sore (29/12/2025). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mengawal aktivitas masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Kasubsatgas Pengamanan Keramaian, Kompol Daru, menegaskan bahwa patroli dalam bingkai Operasi Lilin Jaya 2025 ini menyasar rute-rute strategis dengan densitas massa yang tinggi.
"Sore ini personel kami sebar ke dalam dua tim taktis. Fokus utama mencakup wilayah selatan, khususnya kawasan wisata Ragunan, serta area Gelora Bung Karno (GBK) yang tengah menjadi pusat kegiatan masyarakat," ujar Kompol Daru di Jakarta, Senin (29/12).

Selain kedua titik tersebut, aparat kepolisian juga memperketat pengawasan di jantung Jakarta Pusat. Kawasan ikonik seperti Monumen Nasional (Monas) menjadi prioritas pengamanan mengingat statusnya sebagai destinasi utama wisatawan domestik maupun mancanegara saat musim liburan.

Kompol Daru menjelaskan bahwa kehadiran fisik personel di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif untuk menciptakan situasi yang tertib dan kondusif. Hal ini diharapkan mampu mengeliminasi potensi gangguan keamanan sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa waswas.
"Target kami adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Kami ingin libur Natal dan Tahun Baru 2025 ini berjalan lancar dan terkendali," imbuhnya.

Menutup keterangannya, Kompol Daru mengimbau publik untuk kooperatif dalam menjaga ketertiban umum dan mematuhi regulasi yang berlaku. Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jakarta yang aman dan kondusif hingga penghujung tahun.(Toni.Pokja Sabaraya)

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...