Langsung ke konten utama

Kebersamaan di Griya Pratama Mas: Warga RT 008/RW 007 Sambut Tahun 2026 dengan Semangat Kekeluargaan dan Syukur

Kebersamaan di Griya Pratama Mas: Warga RT 008/RW 007 Sambut Tahun 2026 dengan Semangat Kekeluargaan dan Syukur


Setu, Kabupaten Bekasi –Sidak Informasi Perumahan Griya Pratama Mas (GPM) di Desa Cikarageman, Setu, Kabupaten Bekasi, semalam (31/12/2025) menjadi saksi bisu harmonisnya semangat kekeluargaan. Puluhan warga RT 008/RW 007 tumpah ruah dalam acara pergantian tahun, melepas lembaran 2025 dan menyambut fajar 2026 dengan penuh rasa syukur.

Meski gerimis sempat mengguyur wilayah Setu, militansi warga tak surut. Pengurus RT sigap mensiasati cuaca, memusatkan kegiatan di dua titik vital: Gang Mangga dan Gang Soang. Mengusung tema "Kebersamaan dan Rasa Syukur", agenda ini bukan sekadar perayaan hura-hura, melainkan momentum krusial untuk merefleksikan pencapaian lingkungan sepanjang tahun.

Ketua RT 008, Muhammad Yusuf, dalam keterangannya menegaskan esensi acara tersebut. "Tahun 2025 memberikan banyak pelajaran berharga. Malam ini kami berkumpul untuk mensyukuri kerukunan yang telah terjalin. Harapannya, di tahun 2026, lingkungan RT 008 semakin guyub, aman, dan sejahtera," ujar Yusuf di sela-sela kegiatan.


Yusuf memaparkan, tahun 2025 menjadi periode emas bagi RT 008. Mereka sukses menyabet dua gelar juara pertama dalam ajang Porseni tingkat RW 007 untuk cabang olahraga Bulutangkis dan Domino. Selain itu, kolaborasi warga juga mencatatkan torehan positif melalui suksesnya penyelenggaraan lomba mancing ikan lele di Kali Sadang.

"Kegiatan malam ini adalah bentuk syukur atas keberhasilan tersebut. Kami juga tengah mematangkan rencana program kerja tahun 2026 demi kemajuan lingkungan bersama," tambahnya, optimistis menatap masa depan.

Suasana akrab dan hangat mendominasi acara. Kelompok Kerukunan Ibu-Ibu (Ruki) menyajikan aneka hidangan khas rumahan, mengapresiasi militansi kaum ibu yang telah berjibaku mempersiapkan logistik sejak siang.

"Terima kasih atas bantuan seluruh tetangga. Meski lelah, rasa itu sirna melihat kekompakan dan semangat warga malam ini," tutur Ketua Ruki 008, Adhaninggar.

Menjelang detik-detik krusial pergantian tahun, hiburan ringan karaoke bersama menjadi pemantik kegembiraan. Kendati penuh sukacita, warga tetap mengedepankan aspek ketertiban dan menjaga kebersihan lingkungan hingga acara usai, membuktikan kedewasaan mereka dalam berorganisasi.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga RT 008/RW 007 GPM ini menjadi potret harmonisnya kehidupan bertetangga di Kabupaten Bekasi. Lebih dari itu, peristiwa ini membuktikan secara gamblang bahwa kerukunan adalah fondasi utama dalam membangun lingkungan yang progresif dan berdaya saing.(soef)

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...