Tanggul Blugbuk Jebol, Sinergi BPD dan Warga Pantai Bahagia Gelar Aksi Darurat
BEKASI –Sidak Informasi .Semangat gotong royong ditunjukkan warga Kampung Blugbuk, Desa Pantai Bahagia, dalam merespons bencana. Pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB, puluhan warga bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada titik tanggul yang jebol di wilayah RT 02 RW 03.
Insiden jebolnya tanggul ini sempat melumpuhkan urat nadi aktivitas masyarakat. Arus air yang deras tidak hanya mengancam pemukiman, tetapi juga memutus akses jalan utama. Dampaknya signifikan: distribusi hasil tambak terhenti, akses pendidikan bagi anak sekolah terganggu, hingga terhambatnya mobilisasi warga menuju layanan kesehatan.
Anggota BPD Desa Pantai Bahagia, Tamri Sagita—yang akrab disapa Bang Tamri—terjun langsung mengawal proses perbaikan di lapangan. Di tengah suasana hangat saat beristirahat bersama warga, ia mengapresiasi tinggi inisiatif kolektif tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas kesigapan warga yang langsung bergerak melakukan penanganan mandiri. Ini adalah bukti nyata kekompakan masyarakat di tengah situasi darurat," ujar Tamri.
Kendati demikian, Tamri menegaskan bahwa langkah ini hanyalah solusi jangka pendek. Ia mendesak instansi terkait untuk segera turun tangan memberikan solusi permanen melalui pembangunan infrastruktur yang lebih kokoh. Menurutnya, pembiaran hanya akan membuat bencana tahunan ini terus berulang.
Sektor Perikanan Terpukul, Petambak Merugi Bandar
Selain krisis infrastruktur, dampak ekonomi yang membayangi warga kian memprihatinkan. Sektor perikanan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat hancur seketika. Ribuan bibit bandeng dan udang yang dipersiapkan untuk panen raya Idul Fitri dan Idul Adha sirna tersapu arus.
Kerusakan diperparah dengan hancurnya infrastruktur tambak (gili-gili) milik warga.
"Para petambak kini berada dalam posisi sulit karena kehilangan modal besar. Kami berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan stimulan, baik berupa bibit bandeng dan udang, maupun material pendukung seperti bambu dan waring untuk pemulihan lahan tambak," pungkas Tamri.(Agung)