Akses Alternatif Citra Indah – Desa Singajaya Rusak Parah: Warga Tuding Ada Pembiaran dari Pengembang
Akses Alternatif Citra Indah – Desa Singajaya Rusak Parah: Warga Tuding Ada Pembiaran dari Pengembang
JONGGOL – Sidak Informasi.Keluhan warga Perumahan Citra Indah City terkait buruknya infrastruktur jalan akses belakang menuju Desa Singajaya semakin mencuat. Jalan yang menjadi urat nadi alternatif menuju pusat Kota Jonggol tersebut kondisinya kini memprihatinkan dan dituding luput dari perhatian pengembang.
Bagi ribuan warga Citra Indah, jalur belakang ini merupakan jalur "penyelamat". Pasalnya, jika harus melewati pintu utama (depan), warga harus memutar jauh dengan risiko tinggi karena harus berbagi ruas jalan dengan kendaraan bertonase besar.
“Kalau lewat depan itu jauh sekali, harus memutar. Belum lagi lalu lalang mobil besar yang membuat kami khawatir, terutama bagi ibu-ibu yang membawa anak atau anak-anak sekolah. Jalur belakang Singajaya ini jauh lebih efektif dan aman dari kemacetan lalu lintas berat,” ujar salah satu warga perumahan.
Kualitas Perbaikan Dipertanyakan
Kekecewaan warga kian memuncak karena jalan tersebut sebenarnya sempat diperbaiki. Namun, belum genap satu tahun, aspal kembali terkelupas dan lubang-lubang besar kembali menghiasi badan jalan. Hal ini memicu spekulasi mengenai kualitas material dan keseriusan pengerjaan yang dilakukan sebelumnya.
Kekecewaan warga kian memuncak karena jalan tersebut sebenarnya sempat diperbaiki. Namun, belum genap satu tahun, aspal kembali terkelupas dan lubang-lubang besar kembali menghiasi badan jalan. Hal ini memicu spekulasi mengenai kualitas material dan keseriusan pengerjaan yang dilakukan sebelumnya.
Kondisi jalan yang hancur tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mulai dianggap sebagai bentuk pembiaran. Warga menilai, sebagai pengembang besar, pihak Citra Indah seharusnya memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan akses yang layak bagi penghuninya.
Desakan untuk Pengembang
Volume kendaraan warga yang melintasi jalur Desa Singajaya terus meningkat setiap harinya. Oleh karena itu, warga mendesak pihak pengembang Citra Indah untuk segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali.
Volume kendaraan warga yang melintasi jalur Desa Singajaya terus meningkat setiap harinya. Oleh karena itu, warga mendesak pihak pengembang Citra Indah untuk segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali.
"Kami berharap pengembang segera memperbaiki jalan ini secara layak. Ini soal keselamatan dan kenyamanan kami yang sudah memilih tinggal di sini," tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dan tindakan nyata dari pihak manajemen perumahan untuk membenahi akses vital yang kian hari kian membahayakan tersebut.(Rnt)