Harumkan Nama Kecamatan Cipatat, Dua Pesepak Bola Cilik Ini Dapat Apresiasi Khusus
BANDUNG BARAT — Sidak Informasi. Komitmen terhadap pengembangan dunia pendidikan dan olahraga di tingkat akar rumput kembali ditunjukkan oleh tokoh masyarakat Desa Mandalawangi, Rizal, atau yang akrab disapa Bang Rizal. Ia secara konsisten berada di garda terdepan untuk memberikan dukungan moral maupun material bagi generasi muda berprestasi di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Aksi nyata tersebut dibuktikan pada Kamis (11/6/2026), saat Bang Rizal menyerahkan langsung uang pembinaan kepada dua siswa kelas 5 SDN Pabuaran Mandalawangi, Badai Rizki dan Arsyad. Kedua atlet cilik ini sebelumnya sukses mengharumkan nama daerah setelah menyabet Juara 3 dalam kejuaraan sepak bola tingkat Kabupaten Bandung Barat.
Prosesi penyerahan penghargaan yang berlangsung di Kantor Sekolah SDN Pabuaran Mandalawangi ini turut disaksikan oleh Kepala Sekolah, Nunun Juhidah, S.Pd., serta Guru Olahraga, Rendy Noor Iman, S.Pd.
Kepada awak media, Bang Rizal menegaskan bahwa investasi pada generasi muda merupakan kunci utama pembangunan karakter bangsa. Ia bahkan menyatakan tidak ragu untuk merogoh kocek pribadi demi memastikan bakat-bakat lokal mendapatkan apresiasi yang layak.
"Saya sangat bangga melihat capaian anak-anak kita. Mereka adalah aset dan generasi penerus bangsa yang wajib kita dukung penuh. Saya akan terus mengawal dan memberi motivasi bagi siapa saja yang punya kemauan untuk maju. Bagi saya, mengeluarkan dana pribadi demi kemajuan pendidikan dan olahraga adalah sebuah investasi masa depan," ujar Bang Rizal.
Langkah konkret ini menuai apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Guru Olahraga SDN Pabuaran Mandalawangi, Rendy Noor Iman, S.Pd., mengungkapkan bahwa kepedulian spontan dari figur publik lokal seperti Bang Rizal merupakan hal yang langka dan sangat berdampak pada mental bertanding siswa.
"Dukungan ini sangat luar biasa dan berarti bagi anak-anak. Jarang ada tokoh masyarakat yang memiliki kepekaan setinggi ini hingga turun langsung memberikan insentif. Ini menjadi stimulus besar bagi siswa lain untuk terus mengasah potensi mereka," kata Rendy.
Senada dengan Rendy, Kepala SDN Pabuaran Mandalawangi, Nunun Juhidah, S.Pd., menilai bahwa pola kepedulian yang ditunjukkan Bang Rizal seharusnya menjadi cetak biru (blueprint) bagi pemangku kepentingan lainnya dalam memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Desa Mandalawangi.
"Beliau tidak sekadar memberikan janji atau dorongan verbal, tetapi mewujudkannya dalam tindakan nyata lewat pengorbanan materiil pribadi. Ini adalah bukti kecintaan mendalam terhadap masa depan generasi muda di wilayah kami," tutur Nunun.
Melalui momentum ini, pihak sekolah dan masyarakat setempat berharap sinergi antara tokoh publik dan institusi pendidikan dapat terus terjaga. Gerakan swadaya seperti ini diharapkan mampu memicu lahirnya talenta-talenta baru yang siap membawa nama baik daerah ke level kompetisi yang lebih tinggi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
( Cepy Abdul Fatah )
Editor: Rnt