Milangkala ke-42 Desa Sarimukti: Momentum Merawat Tradisi Menuju Kemandirian Digital
BANDUNG BARAT – Sidak Informasi. Pemerintah Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sukses menggelar perayaan Milangkala ke-42 Desa Sarimukti, Hari Jadi TPA Sarimukti ke-20, dan ASSYS C ke-7 pada Minggu (12/7/2026).
Mengusung tema "Ngamumule Budaya, Ngaraksa Tradisi, Ngawangun Desa Sarimukti nu Mandiri," perayaan tahun ini menjadi simbol sinergi kuat antara pelestarian warisan leluhur dan transformasi modernisasi desa.
Kepala Desa Sarimukti, Uci Suwanda, menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan estetis, melainkan sebuah komitmen mendalam bagi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kekuatan budaya Sunda harus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi serta tata kelola pemerintahan desa.
"Tema tahun ini adalah panggilan jiwa bagi warga Sarimukti. Ngamumule budaya dan ngaraksa tradisi adalah cara kita menghormati sejarah. Kekuatan budaya inilah yang menjadi modal bersama menuju desa yang mandiri," ujar Uci Suwanda saat ditemui di Cipatat, Minggu (12/7/2026).
Uci menambahkan, momentum hari jadi ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi capaian pembangunan strategis. Ke depan, Pemerintah Desa Sarimukti akan berfokus pada penguatan sektor pertanian, optimalisasi potensi lokal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
"Kita berkomitmen untuk terus terbuka terhadap inovasi teknologi, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat," pungkasnya.
Rangkaian Acara Sarat Budaya dan Kemanusiaan
Kemeriahan Milangkala Desa Sarimukti sudah terasa sejak Sabtu (11/7/2026) malam melalui pendekatan spiritual dan kultural. Acara dibuka dengan Istigosah bersama Ketua MUI, yang kemudian dilanjutkan dengan gelaran seni tradisional mulai dari Tari Jaipong oleh Sanggar Seni Kuta Laras, aksi Pencak Silat dari Siluman Domas, hingga seni Calung oleh Pararak Jati Mandiri.
Memasuki hari puncak pada Minggu (12/7/2026), kemeriahan berlanjut dengan Upacara Milangkala Desa yang diiringi penampilan Gending Krismen Sinatria Etnich dan atraksi Sisingaan Bangkit Mandiri. Prosesi sakral potong tumpeng dan pemaparan sambutan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sarimukti, Kepala Dinas PSTR, serta Ketua ASSYS C.
Tidak hanya berpesta, kepedulian sosial juga tercermin nyata lewat penyerahan cendramata serta pembagian bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan. Sepanjang siang, masyarakat tampak antusias memadati area bazar UMKM lokal, mengikuti lomba kreatif, hingga menantikan pembagian doorprize di sela-sela hiburan. Atmosfer kemeriahan semakin memuncak berkat penampilan bintang tamu daerah seperti Kunkun (Hayang Kawin), Dhea Gemoy, dan deretan artis pendukung lainnya.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian perayaan, panitia menyajikan Pagelaran Wayang Gek akbar yang dibawakan oleh Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Putra Giri Harja 3 pada Minggu malam. Tradisi pertunjukan semalam suntuk ini sekaligus menjadi ruang refleksi budaya, mempererat gotong royong, dan memantik rasa cinta warga dalam membangun Desa Sarimukti yang maju, sejahtera, dan harmonis.
(Cepy Abdul Fatah)
Editor:Rnt