MI Nurul Jannah Muaragembong Terendam Luapan Citarum, Pengurus Desak Normalisasi Hingga Ujung Muara
MUARAGEMBONG –Sidak Informasi. Intensitas hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Citarum meluap sejak Senin sore (19/1) hingga Selasa pagi (20/1/2026). Akibatnya, sejumlah wilayah di pesisir Kabupaten Bekasi terendam banjir, termasuk fasilitas pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Jannah yang berlokasi di Kp. Gagal RT 003/004, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong.
Kondisi air yang masuk ke area sekolah menghambat aktivitas belajar mengajar. Pengurus sekolah, Dodo Abdulah dan Siti Nurbaya, menyatakan bahwa luapan ini merupakan masalah klasik yang terus berulang setiap tahunnya akibat pendangkalan sungai.
Kebutuhan Mendesak Logistik dan Kesehatan
Pihak yayasan dan pengurus sekolah saat ini sangat mengharapkan bantuan segera dari pemerintah daerah maupun para dermawan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi:
. Material Penahan: Karung pasir untuk membendung rembesan air ke area kelas.
. Logistik: Bantuan sembako bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar yang terdampak.
. Kesehatan: Obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit pascabanjir seperti penyakit kulit dan ISPA.
Desakan Normalisasi Sungai
Lebih lanjut, Dodo Abdulah menegaskan bahwa bantuan logistik hanya bersifat sementara. Solusi permanen yang diharapkan adalah langkah konkret dari pihak berwenang, dalam hal ini BBWS Citarum dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, untuk melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh.
"Harapan besar kami adalah adanya normalisasi Sungai Citarum yang dilakukan hingga ke ujung muara. Tanpa pengerukan dan perbaikan tanggul di titik hilir, sekolah kami akan terus menjadi langganan banjir setiap kali debit air meningkat," ujar perwakilan pengurus MI Nurul Jannah tersebut pada Selasa (20/1).
Saat ini, pihak sekolah masih berupaya mengamankan aset-aset pendidikan agar tidak mengalami kerusakan lebih parah, sembari menunggu bantuan dan penurunan debit air sungai.(Agung)