Langsung ke konten utama

Antusiasme Tinggi, Alun-Alun Jonggol Tetap Dipadati Warga Meski Diguyur Hujan di Awal Ramadhan

Antusiasme Tinggi, Alun-Alun Jonggol Tetap Dipadati Warga Meski Diguyur Hujan di Awal Ramadhan

JONGGOL –Sidak Informasi .Hujan deras yang mengguyur wilayah Jonggol dan sekitarnya sejak Kamis (12/2/2026) sore, tidak menyurutkan antusiasme warga untuk merayakan momen awal Ramadhan. Alun-Alun Jonggol, Kabupaten Bogor, terpantau tetap padat pengunjung, membuktikan tingginya animo masyarakat dalam menghabiskan waktu menunggu berbuka (ngabuburit) di ruang publik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerumunan warga mulai memadati kawasan alun-alun sejak pukul 17.00 WIB. Meski kondisi aspal jalan masih basah dan sisa gerimis masih menyelimuti area, cuaca yang kurang bersahabat tidak menjadi penghalang bagi warga untuk berkumpul bersama keluarga maupun berburu takjil.


"Antusiasme warga luar biasa. Tadi sempat hujan lebat, tapi menjelang Maghrib pengunjung justru tumpah ruah," ujar Sahroni, salah satu pengunjung yang membawa keluarganya ke lokasi.
Kepadatan ini membawa berkah signifikan bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di sekeliling alun-alun. Berbagai kudapan takjil hingga makanan berat dilaporkan ludes diserbu pembeli sesaat sebelum azan Maghrib berkumandang.

Kondisi Alun-Alun Jonggol sore ini menjadi potret nyata semangat optimisme masyarakat dalam mengawali ibadah puasa 2026. Selain sebagai sarana rekreasi yang terjangkau, fasilitas publik ini terbukti efektif menjadi pusat interaksi sosial warga.

Guna mengantisipasi lonjakan massa, sejumlah petugas keamanan, karang taruna, dan unsur ketertiban setempat disiagakan di titik-titik strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif, tertib, dan aman di tengah padatnya arus pengunjung.(Rnt)

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...