Ekonomi, Warga Serang Baru Banting Stir Jadi Pedagang Takjil Musiman demi Sambung Hidup
SERANG BARU – Sidak Informasi.Tekanan ekonomi yang kian terasa menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H memaksa warga kreatif memutar otak. Fenomena ini terlihat jelas di kawasan Serang Baru, di mana banyak warga, termasuk keluarga Rosid, banting stir menjadi pedagang musiman untuk mengais rezeki.
Di tengah tingginya kebutuhan pokok, Rosid dan keluarga memilih memanfaatkan peluang usaha gorengan dan takjil sebagai sumber pendapatan tambahan.
"Ya, alhamdulillah dagang gorengan mas. Ini goreng tempe, tahu, terus bikin bakwan sama dagang asinan. Namanya ekonomi lagi susah, puasa momennya pas buat cari rezeki," ujar Rosid di sela-sela kesibukannya meracik gorengan (19/2/2026).
Kegiatan ini, menurut Rosid, dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari yang semakin tinggi. Berdasarkan pantauan, lapak kecil milik keluarga Rosid dan warga lainnya menawarkan berbagai macam gorengan tradisional yang menjadi primadona berbuka puasa.
Fenomena pedagang musiman di Serang Baru ini mencerminkan daya juang masyarakat di tingkat akar rumput (UMKM) dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ramadan, bagi mereka, bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk bertahan dan menggerakkan roda ekonomi keluarga.
Meskipun harus bersaing dengan pedagang lainnya, antusiasme warga untuk berjualan takjil menunjukkan semangat pantang menyerah yang tinggi.(Rnt)