Jalur Vital Jonggol-Sukamaju Bak ‘Kubangan’, Warga Desak Perbaikan Permanen
JONGGOL –Sidak Informasi .Kondisi infrastruktur di wilayah timur Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Akses jalan utama yang menghubungkan Jonggol dengan Desa Sukamaju, tepatnya di kawasan depan SPBU Menan hingga simpang arah Pasar Baru Jonggol, mengalami kerusakan parah selama berbulan-bulan tanpa ada penanganan serius dari pemerintah setempat.
Pantauan di lapangan menunjukkan aspal di jalur tersebut tidak hanya berlubang, tetapi juga mengalami deformasi atau bergelombang (menggelembung). Kondisi ini menciptakan risiko tinggi bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Sarip, salah seorang warga sekitar, menyebut bahwa lokasi tersebut kini menjadi titik rawan kecelakaan. Minimnya penerangan saat malam hari dan genangan air setelah hujan seringkali mengecoh pengendara hingga terperosok.
"Kerusakannya sudah sangat memprihatinkan. Aspalnya menggelembung dan lubangnya dalam. Sering sekali pemotor jatuh di sini karena lubang tidak terlihat kalau malam atau setelah hujan," keluh Sarip kepada awak media.
Kerusakan paling signifikan terpantau sepanjang 200 meter di jalur menuju Pasar Baru Jonggol. Selain mengancam keselamatan, hancurnya badan jalan ini memicu kemacetan parah pada jam sibuk dan dinilai menghambat laju roda perekonomian warga.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait untuk segera melakukan audit infrastruktur dan memberikan perbaikan permanen, bukan sekadar penanganan sementara atau tambal sulam yang mudah rusak kembali.
"Kami butuh aksi nyata, bukan sekadar janji atau tambal sulam yang hanya bertahan hitungan minggu. Ini akses vital buat ekonomi warga," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti langkah konkret dari otoritas terkait untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa lebih lanjut di jalur maut tersebut.(Rnt)