Perkuat Silaturahmi, Bupati Rudy Susmanto dan Wabup Ade Ruhandi Gelar Jumling di Masjid Besar Nuruttaqwa Jonggol
Perkuat Silaturahmi, Bupati Rudy Susmanto dan Wabup Ade Ruhandi Gelar Jumling di Masjid Besar Nuruttaqwa Jonggol
JONGGOL –Sidak Informasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali melaksanakan agenda rutin Jum’at Keliling (Jumling) tingkat kabupaten sebagai sarana mempererat ukhuwah antara pimpinan daerah dengan masyarakat. Pada putaran kali ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi (Jaro Ade) mengunjungi Masjid Besar Nuruttaqwa, Kp. Pojok Salak, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Jumat (06/02/2026).
Kegiatan Jumling 1447 H / 2026 M ini menjadi momentum penting bagi jajaran eksekutif untuk meninjau langsung kondisi kewilayahan sekaligus menyerap aspirasi warga di wilayah Bogor Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Pemkab Bogor bertujuan untuk memastikan program pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa. Ia juga mengajak seluruh elemen warga untuk menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
"Melalui kegiatan Jumling ini, kami ingin memastikan sinergi antara pemerintah dan masyarakat terjalin dengan baik. Mari kita jaga ukhuwah islamiyah dan kolaborasi demi kemajuan pembangunan di Kecamatan Jonggol yang merupakan bagian strategis dari Kabupaten Bogor," ujar Rudy Susmanto.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat syiar agama sekaligus motor penggerak kesejahteraan umat.
Sebagai wujud kepedulian nyata, dalam rangkaian acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sarana keagamaan untuk menunjang kemakmuran Masjid Besar Nuruttaqwa. Selain itu, rombongan juga memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu di lingkungan RW 008 Kp. Pojok Salak.
Hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, unsur Forkopimcam Jonggol, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
(Mamat Jaedy)