Langsung ke konten utama

Ciledug Hijaukan GBP 2, Ratusan Ketapang Kencana Ditanam untuk Minimalisir Banjir



SETU, BEKASI – Sidak Informasi.
Pemerintah Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, melanjutkan komitmennya terhadap lingkungan dengan menggelar aksi penanaman pohon tahap ketiga di Perumahan Griya Bekasi Permai 2 (GBP 2) Minggu (16/11/2025).

Kegiatan penghijauan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Iing Solihin ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan dan langkah mitigasi untuk mengurangi potensi bencana banjir di kawasan permukiman padat penduduk.
Sebanyak 100 bibit pohon ketapang kencana ditanam di berbagai titik strategis di area perumahan tersebut.

"Ini penanaman ketiga yang kami lakukan. Kami berharap upaya ini dapat membantu meminimalkan risiko banjir di GBP 2 sekaligus menambah ruang terbuka hijau yang bermanfaat bagi warga," ungkap Iing Solihin di lokasi kegiatan.

Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di Perumahan Mustika Gandaria dan Perumahan GSP 3. Iing menegaskan bahwa inisiatif penghijauan ini akan terus berlanjut.
"Untuk minggu depan, kami sudah menjadwalkan penanaman pohon berikutnya di Perumahan GSP 1," tambahnya.

Antusiasme warga terlihat jelas dalam partisipasi kegiatan ini. Ketua RW 014 GBP 2, Akhmad Taufik, menyambut baik inisiatif pemerintah desa.
"Kami berharap penanaman pohon bersama ini dapat secara efektif menanggulangi banjir dan membuat lingkungan kami lebih hijau dan asri," kata Taufik.
Taufik juga mengapresiasi dukungan penuh dari Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin.
"Selama empat tahun terakhir, alhamdulillah warga GBP 2 terbebas dari banjir. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Desa Iing Solihin atas support dan bantuannya kepada kami semua," tutupnya.(sukayat)


Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...