Kedepankan Semangat Kekeluargaan, Pemdes Tegal Panjang Fasilitasi Musyawarah Solutif Terkait Keluhan Warga
Kedepankan Semangat Kekeluargaan, Pemdes Tegal Panjang Fasilitasi Musyawarah Solutif Terkait Keluhan Warga
Bogor Cariu – Sidak Informasi. Pemerintah Desa (Pemdes) Tegal Panjang Kecamatan Cariu ,sukses menggelar musyawarah mufakat guna mencari solusi atas keluhan masyarakat terkait keberadaan kandang ayam petelur di wilayah tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (04/02/2026) ini berjalan kondusif dengan mengedepankan semangat dialog dan kebersamaan.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Tegal Panjang Hj. Ratna Dewi, Sekretaris Desa Ade Abdullah, Ketua BPD Nur Ali, Ketua BUMDes Azharudin, jajaran pengurus LSM Kaliber Indonesia Bersatu di bawah pimpinan Wawan Gunawan, perangkat desa, pemilik kandang, serta perwakilan warga setempat.
Fasilitasi Dialog yang Adil
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Tegal Panjang, Ade Abdullah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang bersedia duduk bersama untuk berdiskusi demi kepentingan umum.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga dan tamu undangan, khususnya Ketua LSM Kaliber, Bapak Wawan Gunawan beserta jajaran. Alhamdulillah, hari ini kita bisa bermusyawarah dengan sehat untuk mencapai mufakat atas persoalan yang ada,” ujar Ade Abdullah.
Ia menegaskan bahwa peran pemerintah desa dalam hal ini adalah sebagai fasilitator netral. Tujuannya adalah memastikan setiap pihak, baik warga terdampak maupun pelaku usaha, mendapatkan keadilan tanpa ada yang merasa dirugikan.
“Kesepakatan ini lahir dari diskusi langsung antara warga dan pemilik kandang. Keduanya adalah bagian dari masyarakat kami. Karena itu, solusi terbaik harus diambil secara kekeluargaan melalui musyawarah mufakat,” tambahnya.
Komitmen Pengawalan Kesepakatan
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tegal Panjang, Hj. Ratna Dewi, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal hasil kesepakatan tersebut. Pemdes akan memastikan point-point yang telah disetujui dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh pemilik kandang.
“Kami berharap ke depannya tidak ada lagi polemik yang dapat mengganggu kenyamanan dan keharmonisan di Desa Tegal Panjang. Fokus kita adalah menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus menjaga stabilitas sosial,” tegas Hj. Ratna Dewi.
Musyawarah ini menjadi bukti nyata bahwa setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara damai melalui dialog. Dengan berakhirnya pertemuan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warga Desa Tegal Panjang.(Jajang Nurjaman)