Dinamika Ekonomi Pasar Malam Cibarusah: Antara Berkah Pendapatan dan Kendala Situasional
BEKASI –Sidak Informasi .Kehadiran pasar malam di Kampung Gardu, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menjadi magnet tersendiri bagi perputaran ekonomi arus bawah. Meski menjanjikan omzet melimpah, para pelaku usaha mikro di kawasan tersebut mengakui bahwa tingkat keuntungan sangat bergantung pada situasi dan kondisi di lapangan.
Hal ini diungkapkan oleh Mardani (bukan nama sebenarnya), seorang pedagang gorengan di sekitar Perempatan Asal Cirebon. Pria yang sehari-hari mengandalkan pendapatan dari hasil berjualan ini menyebutkan bahwa momentum pasar malam ibarat pisau bermata dua—bisa menjadi ladang panen rezeki, namun bisa juga sepi akibat faktor eksternal seperti cuaca atau daya beli masyarakat.
"Panen (keuntungan) itu sangat tergantung situasi," ujar Mardani saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.
Menariknya, fluktuasi kunjungan pembeli ini disikapi secara santai oleh sebagian pedagang. Memanfaatkan waktu luang saat lapak sedang senggang, Mardani memilih menyelingi kegiatannya dengan sarana hiburan digital. Ia tampak rileks bermain gim operasional ponsel pintar, Mobile Legends, sembari menunggu gelombang pembeli berikutnya datang.
Fenomena ini mencerminkan potret nyata ketahanan sekaligus adaptasi para pedagang kecil di tengah ketidakpastian pasar. Pasar malam memang selalu membawa harapan baru bagi peningkatan ekonomi lokal, namun konsistensi pendapatan bagi para pelapak kecil di dalamnya masih menjadi tantangan yang dinamis.(Rnt)