Klarifikasi Kades Jaya Mulya: Aksi Warga Protes Peternakan Ilegal, Bukan Isu Pembakaran PCB
BEKASI –Sidak Informasi.Kepala Desa Jaya Mulya, Asep Gunawan, memberikan klarifikasi tegas terkait pemberitaan konflik lingkungan di wilayahnya yang dinilai menyimpang dari fakta lapangan. Asep meluruskan bahwa aksi protes yang dilakukan warga murni ditujukan pada penutupan peternakan ayam ilegal, bukan isu pembakaran
Printed Circuit Board (PCB) , Papan Sirkuit sebagaimana dinarasikan salah satu media lokal terbitan Bekasi.
Dalam keterangannya, Asep menegaskan bahwa pemberitaan yang beredar tidak berimbang dan cenderung menyudutkan."Saya perlu meluruskan berita yang simpang siur.
Aksi warga itu murni menuntut penutupan kandang ayam ilegal yang beroperasi tanpa izin dan mengganggu kenyamanan warga. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan pembakaran PCB seperti yang diberitakan," ujar Asep, Sabtu (2/5)
Menurut Asep, pihak desa telah berupaya menindaklanjuti keluhan warga mengenai dampak lingkungan, seperti bau menyengat dan limbah yang ditimbulkan oleh peternakan ayam tersebut.
Protes warga adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup yang sehat, bukan seperti yang narasikan oleh media tertentu."
Terkait pemberitaan yang dianggap menyimpang, Asep menyayangkan minimnya konfirmasi dari media yang bersangkutan sebelum menerbitkan berita."Kami harap media dapat menyajikan informasi yang berimbang dan sesuai fakta lapangan.
Jangan sampai narasi yang dibangun justru memperkeruh situasi di desa kami. Kami terbuka untuk memberikan informasi yang benar," tambahnya.Saat ini, pihak Desa Jaya Mulya sedang menempuh jalur administratif untuk penanganan peternakan ilegal tersebut agar kondusivitas wilayah tetap terjaga.(Rnt)