Langsung ke konten utama

Tiga Tahun Kelas Jebol, Siswa SDN Sumberrejo 09 Jember Terpaksa Belajar di Parkiran

Tiga Tahun Kelas Jebol, Siswa SDN Sumberrejo 09 Jember Terpaksa Belajar di Parkiran

JEMBER – Sidak Informasi.Dunia pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dirundung potret buram. Sudah hampir tiga tahun sejak 2023, bangunan SDN Sumberrejo 09 di Dusun Watuulo, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, telantar dalam kondisi rusak parah tanpa menyentuh perhatian pemerintah daerah. Atap ruang kelas yang jebol dan struktur bangunan yang rapuh membuat fasilitas pendidikan ini tidak lagi aman untuk digunakan.

Birokrasi Lamban, Anggaran Jadi Alasan
Pihak sekolah mengaku telah berulang kali melayangkan proposal permohonan rehabilitasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Kepala Sekolah SDN Sumberrejo 09, Muh. Witoyo, bahkan aktif menanyakan kelanjutan pengajuan tersebut. Namun, respons yang diterima selalu berujung pada jawaban klise: anggaran belum tersedia dan sekolah diminta terus bersabar.

Akibat pembiaran selama bertahun-tahun ini, proses belajar mengajar lumpuh dari standar kelayakan. Demi menyambung hak belajar, para siswa terpaksa diungsikan ke ruang perpustakaan yang sempit. Sebagian siswa lainnya bahkan harus rela mengikuti kegiatan belajar mengajar di area tempat parkir sekolah dengan fasilitas seadanya.

Ormas Nasional Desak Pemerintah Turun Tangan
Kondisi memprihatinkan ini memantik reaksi keras dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) berskala nasional. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB) DPW Jawa Timur, Agus MO, mengecam keras lambannya penanganan dari Dinas Pendidikan setempat.

“Kami menyoroti tajam masalah ini. Sudah tiga tahun berlalu tanpa ada perubahan nyata. Kami mendesak pejabat terkait segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi objektif di lokasi, bukan berlindung di balik meja rapat atau alasan klasik ketiadaan dana,” tegas Agus MO, meneruskan instruksi Ketua DPW PROGIB Jatim.

Agus menilai, penundaan renovasi ini telah mencederai hak konstitusional anak anak untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan layak. Kondisi ini dinilai ironis di tengah gencarnya program pemerintah pusat dalam memajukan mutu pendidikan nasional.


Tarik Perhatian Tingkat Provinsi
Guna memutus kebuntuan birokrasi di tingkat kabupaten, PROGIB Jatim menyatakan akan segera membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi. Pihaknya berencana menghubungi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar segera mengambil tindakan diskresi atau intervensi langsung.

Langkah taktis ini diambil demi menyelamatkan masa depan para siswa SDN Sumberrejo 09, sekaligus memastikan hak mereka atas fasilitas sekolah yang aman, layak, dan nyaman dapat segera terpenuhi tanpa harus menunggu jatuhnya korban jiwa akibat bangunan runtuh.(Agus/Dit)
Editor :Rnt

Postingan populer dari blog ini

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka

Tolak Pengosongan Paksa 3x24 Jam, 119 Penggarap Lahan Sukaresmi Tuntut Keadilan dan Mediasi Terbuka BOGOR, 15 Maret 2026 – Sidak Informasi Sebanyak 119 warga penggarap lahan eks PTPN VIII di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap surat perintah pengosongan lahan yang dilayangkan oleh PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Melalui surat pernyataan sikap tertanggal 14 Maret 2026, warga mengecam tindakan intimidasi administratif yang memberikan tenggat waktu hanya 3x24 jam untuk meninggalkan lahan garapan seluas 63 hektar tersebut. Perwakilan warga menyatakan bahwa instruksi pengosongan melalui surat nomor 18/BJA-LAND/III/2026 tersebut sangat tidak manusiawi dan mengabaikan fakta lapangan. Warga menegaskan bahwa mereka adalah masyarakat pribumi yang menggarap lahan dengan itikad baik, bahkan mengeluarkan biaya mandiri sebesar Rp30.000 per meter untuk biaya garapan. "Kami warga masyarakat pribumi ingin diperlakukan dengan cara yang bai...

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat"

Ratusan Juta Rupiah Raib, Warga Muaragembong Diduga Ditipu Investasi Bodong yang Melibatkan Camat" BEKASI – Sidak Informasi.Harapan warga dan perangkat desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, untuk mendulang profit instan berakhir tragis. Aplikasi investasi OpalPX yang mereka ikuti resmi tumbang, meninggalkan kerugian masif yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Skandal ini kian memanas setelah nama Camat Muaragembong terseret dan diduga kuat menjadi motor penggerak rekrutmen anggota. Modus Operandi: Iming-iming Profit Harian dalam Skema Ponzi OpalPX beroperasi dengan menjanjikan keuntungan harian dari sesi perdagangan (trading). Hanya dengan modal awal Rp1,8 juta, investor diiming-imingi profit sebesar 1 USD (sekitar Rp16.800) per sesi. Dengan frekuensi dua kali sehari, peserta dijanjikan pendapatan tetap Rp33.600 per hari. Seorang korban yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menyetorkan uang tunai melalui oknum Satpol PP berinisial K. "Du...

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Dugaan Catut Nama dan Rampas Aset Klien, Oknum Leader Agent Properti di Bekasi Dilaporkan ke Polisi BEKASI – Sidak Informasi.Kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan perampasan aset menimpa Bapak Ridwan Muttakin dan Ibu Sunarti. Kuasa hukum korban dari kantor hukum Adv. H. AL secara resmi melaporkan seorang oknum leader agen properti berinisial AS ke pihak kepolisian.  Laporan ini terkait dugaan penjualan rumah secara ilegal di Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3, Desa Jaya Mulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kronologi: Berawal dari Pinjaman, Berujung Intimidasi Perampasan Aset. Kasus ini bermula saat Ibu Sunarti membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak dan meminta bantuan kepada atasannya, saudara Ari Saputra (AS), seorang leader di agen properti "New Win Star" Yang Telah Bekerja Sama Dengan Developer Vista Land Group "Perum. Mutiara Puri Harmoni 3 Di Desa Jaya Mulya Kec. Serang Baru". AS kemudian merekomendasikan Sunarti kepada pihak ...